
Peserta Warkop Startup berdiskusi di kedai kopi
Kopdar pekanan founder Banda Aceh kembali penuh. Meja produk paling ramai membahas aplikasi pemesanan dan peta kuliner untuk wisatawan — dua tim langsung menyepakati kolaborasi sebelum sesi ditutup.
Edisi ke-25 Warkop Startup digelar Jumat (28/8) malam dengan tema produk digital untuk wisatawan — salah satu sektor yang paling cepat pulih pasca-pandemi di Banda Aceh. Lebih dari empat puluh founder, builder, dan talenta digital memadati meja-meja Kupi Nolba sejak sesi pembukaan.
Diskusi paling ramai berlangsung di meja produk: aplikasi pemesanan kuliner khas dan peta perjalanan digital untuk wisatawan. Dua tim yang membawa purwarupa awal sepakat menggabungkan data mereka — kesepakatan yang lahir langsung di meja ngopi, pola yang sama dengan belasan kolaborasi sebelumnya.
Sesi ditutup dengan perkenalan talenta: lima profil baru dari direktori Talent Hub memperkenalkan diri kepada founder yang sedang merekrut. Edisi berikutnya membahas topik pendanaan — pendampingan cara mengajukan program pendanaan yang sedang dibuka untuk startup tahap awal.

